Jumat, 15 September 2017

Cara Menguburkan Ari Ari

TATA CARA MENGUBUR ARI-ARI BAYI

Selama dalam rahim, ari-ari memiliki empat fungsi. Termasuk mengirimkan gizi dan oksigen, membawa karbondioksida dan sisa pembuangan, membentuk pertahanan dari infeksi dan mengeluarkan hormon penunjang kelangsungan hidup. Demikian pentingnya peranan ari-ari, hingga ia tetap diperlakukan dengan layak, sekalipun tugas utamanya telah selesai.

Dari kacamata spiritual Jawa, ari-ari masih memiliki peranan panjang hingga ke depannya. Istilah Kakang Kawah, Adi Ari-Ari, Getih lan Puser menggambarkan bahwa ari-ari tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari jabang bayi yang dilahirkan. Ari-ari merupakan ‘adik kandung’ tiap-tiap pribadi yang menemani kemanapun orang ini pergi.

Karena itulah menguburkan ari-ari juga tidak boleh sembarangan. Ada tata caranya, seperti yang tertulis berikut ini.

1. Setelah janin lahir, ari-ari dibersihkan atau disucikan. Beralaskan daun senthe, ari-ari dimasukkan ke dalam periuk tanah. Kemudian ditutup dengan cobek atau tempurung kelapa.

2. Diatas wadah diberi berbagai ubarampe atau barang syarat. Barang-barang yang dijadikan syarat ini biasanya berbeda untuk tiap daerah.
Ari-ari beserta ubarampenya kemudian dibungkus dengan kain mori (kain putih pembungkus).

3. Lubang untuk mengubur ari-ari digali oleh si bapak. Dalamnya sekitar satu lengan. Bila bayinya perempuan, letak lubang ini ada di sebelah kiri pintu utama rumah. Sedangkan bila bayinya laki-laki, lubangnya terletak di sebelah kanan.

4. Termasuk orang yang berhak melakukan penguburan ari-ari adalah bapak kandung, kakek, atau saudara laki-laki lain yang paling dekat dengan si bayi. Baiknya, sebelum menguburkan terlebih dulu mandi besar untuk menyucikan diri. Kemudian mengenakan kain atau sarung.

5. Ari-ari yang telah terbungkus dibawa dengan cara diemban, alias digendong menyamping di pinggang. Lalu dimasukkan ke dalam lubang dan ditimbun dengan tanah. Sebelum ditimbun tanah ada beberapa doa yang sebaiknya dibaca terlebih dahulu:
a. Dibakan adzan dan iqomah
b. Dibacakan dua kalimat Syahadat
c. Dibacakan Sholawat
d. Dibacakan jopo: "Jabang Bayi, Ojo Kakehan nangis, ojo kakehan bika, ojo kakehan penyakit, taat marang Gusti Allah lan Rosulullah, tunduk marang wong tuwo loro, apik marang sedulur lan masyarakat, migunani kanggo Nusa, Bangsa lan Agama"
e. Kemudian dijawab sendiri: "Injih...injih...injih..."

6. Selanjutnya masukkan tanah yg sdh diacak. Semakin padat penimbunannya semakin baik, agar ari-ari aman dari gangguan binatang.

7. Selama selapan (35 hari), kuburan ini diberi penerangan. Agar baik ari-ari maupun si jabang bayi selalu diberi penerang dalam perjalanannya.

Kegiatan Akreditasi PR. GP. Ansor Se Kecamatan Jati

Kudus, 15/9/2017
Sambutan Ketua PAC GP. ANSOR Jati H.Hadi Sofyan dalam kegiatan Akreditasi yang diadakan oleh PC. GP. Ansor Kudus
Merupakan sebuah hal sangat penting yang menjadi tolak ukur kita menjalankan organisasi dibuktikan dengan biodata seluruh anggota dan ini adalah yang menjadi sejarah pada ranting masing-masing. Dokumentasi dan administrasi akreditasi ditarget sampai 80% ada 10 ranting dari 14 desa.

Setiap ranting akan menyodorkan berkas dan komponen yang nanti dinilai, harapannya adalah kami agar semua ranting bisa ikut dan bagi yang belum bisa dibenahi lagi. Hal ini jangan buat beban bagi semua ranting untuk akrediatasi yang nanti buat mengukir sejarah yang bermanfaat bagi generasi penenerusnya.

Salah satu Komponen - Komponen penilaian akreditasi organisasi Gerakan Pemuda Ansor didasarkan kepada 4 komponen instrumen program pokok, yaitu meliputi Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor, Kaderisasi rekrut anggota dalam struktur kepengurusan,  Pengembangan Banser dan Kegiatan Sosial Kemasyarakatan, dalam persiapan akrditasi ini kami bersama jajaran pengurus PAC Ansor Jati dan PR. Ansor Se Kecamatan Jati memberi arahan dan  membekali mereka terkait dengan instrumen-instrumen yang nantinya harus dipersiapkan.
(red.najib)

Akreditasi PR. GP. Ansor Se Kecamatan Jati

Kudus,15/9/2017
Akreditasi Organisasi PR GP Ansor Se Kecamatan Jati oleh Tim Assesor PC GP Ansor Kudus yang dilaksanakan di gedung MWC NU Jati pada malam sabtu pukul 19.30 Wib sampai dengan pukul 23.00 WIB yang di ikuti oleh 10 Ranting Se Kecamatan Jati. Tim Assesor PC. Ansor Kudus yang hadir Sahabat Dasa Susila, Tian Suwandi, Solekhan

Diadakannya kegiatan Akreditasi ini dengan tujuan Menentukan tingkat kelayakan organisasi dalam menyelenggarakan kegiatannya dan Memperoleh gambaran tentang kinerja organisasi.

Selain tujuan, fungsinya adalah Mengetahui kelayakan dan kinerja organisasi dengan mengacu pada indikator-indikator yang telah ditentukan, Mempertanggungjawabkan kegiatan organisasi sesuai dengan visi dan misi Gerakan Pemuda Ansor dan Meningkatkan kualitas atau kinerja organisasi.

Komponen - Komponen penilaian akreditasi organisasi Gerakan Pemuda Ansor didasarkan kepada 4 program pokok, yaitu meliputi Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor, Pengembangan Kaderisasi rekrut anggota dalam struktur kepengurusan Ansor-Banser, Kebanseran dan Kegiatan Sosial Kemasyarakatan.

H. Sofyan Hadi, selaku PAC GP. Ansor Jati mengatakan, bahwa diadakannya Akreditasi ini untuk bisa tertib dalam administrasi dan perangkat lainnya, walaupun kegiatan-kegiatan di ranting aktif kalau tidak dilengkapi dengan administrasi pendukung maka kurang Afdhol rasanya berorganisasi, makanya dalam persiapan akrditasi ini kami bersama jajaran pengurus PAC Ansor Jati dan PR. Ansor Se Kec. Jati memberi arahan dan  membekali mereka terkait dengan instrumen-instrumen yang nantinya harus dipersiapkan. Pada malam ini ranting yang ikut Akreditasi adalah Getas Pejaten, Loram Wetan, Loram Kulon, Jepang Pakis, Megawon, Tanjung Karang, Ploso, Pasuruhan Lor, Pasuruhan Kidul dan Jati Kulon, yang belum 4 ranting yaitu Ngembal Kulon, Tumpang Krasak, Jetis Kapuan dan Jati Wetan.

Najib selaku ketua PR. Ansor Getas Pejaten mengatakan. Persiapan kami sudah sepekan lebih untuk mempersiapkan 4 komponen instrumen sampai kami lakukan lembur sampai malam dengan dibantu sahabat-sahabat yang lain dengan bagi tugas, harapan kami dengan akreditasi ini bisa memajukan dan memotivasi organisasi khususnya ranting-ranting ansor lainnya yang belum aktif sekaligus menambah pengalaman dalam berorganisasi khususnya adalah Gerakan Pemuda Ansor. Salam semangat untuk SIAP Akreditasi.

(#red.najib)

GP. ANSOR GETAS PEJATEN KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS RIJALUL ANSOR ASWAJA ANNAHDLIYYAH

Akreditasi PR. GP. Ansor Jati Kudus

Kudus,15/9/2017
Akreditasi Organisasi PR GP Ansor Se Kecamatan Jati oleh Tim Assesor PC GP Ansor Kudus yang dilaksanakan di gedung MWC NU Jati pada malam sabtu pukul 19.30 Wib sampai dengan pukul 23.00 WIB yang di ikuti oleh 10 Ranting Se Kecamatan Jati. Tim Assesor PC. Ansor Kudus yang hadir Sahabat Dasa Susila, Tian Suwandi, Solekhan

Diadakannya kegiatan Akreditasi ini dengan tujuan Menentukan tingkat kelayakan organisasi dalam menyelenggarakan kegiatannya dan Memperoleh gambaran tentang kinerja organisasi.

Selain tujuan, fungsinya adalah Mengetahui kelayakan dan kinerja organisasi dengan mengacu pada indikator-indikator yang telah ditentukan, Mempertanggungjawabkan kegiatan organisasi sesuai dengan visi dan misi Gerakan Pemuda Ansor dan Meningkatkan kualitas atau kinerja organisasi.

Komponen - Komponen penilaian akreditasi organisasi Gerakan Pemuda Ansor didasarkan kepada 4 program pokok, yaitu meliputi Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor, Pengembangan Kaderisasi rekrut anggota dalam struktur kepengurusan Ansor-Banser, Kebanseran dan Kegiatan Sosial Kemasyarakatan.

H. Sofyan Hadi, selaku PAC GP. Ansor Jati mengatakan, bahwa diadakannya Akreditasi ini untuk bisa tertib dalam administrasi dan perangkat lainnya, walaupun kegiatan-kegiatan di ranting aktif kalau tidak dilengkapi dengan administrasi pendukung maka kurang Afdhol rasanya berorganisasi, makanya dalam persiapan akrditasi ini kami bersama jajaran pengurus PAC Ansor Jati dan PR. Ansor Se Kec. Jati memberi arahan dan  membekali mereka terkait dengan instrumen-instrumen yang nantinya harus dipersiapkan. Pada malam ini ranting yang ikut Akreditasi adalah Getas Pejaten, Loram Wetan, Loram Kulon, Jepang Pakis, Megawon, Tanjung Karang, Ploso, Pasuruhan Lor, Pasuruhan Kidul dan Jati Kulon, yang belum 4 ranting yaitu Ngembal Kulon, Tumpang Krasak, Jetis Kapuan dan Jati Wetan.

Najib selaku ketua PR. Ansor Getas Pejaten mengatakan. Persiapan kami sudah sepekan lebih untuk mempersiapkan 4 komponen instrumen sampai kami lakukan lembur sampai malam dengan dibantu sahabat-sahabat yang lain dengan bagi tugas, harapan kami dengan akreditasi ini bisa memajukan dan memotivasi organisasi khususnya ranting-ranting ansor lainnya yang belum aktif sekaligus menambah pengalaman dalam berorganisasi khususnya adalah Gerakan Pemuda Ansor. Salam semangat untuk SIAP Akreditasi.

(#red.najib)