Kudus, 27/8/2016
Upacara yang diselenggarakan oleh MTs NU Raudlatus Shibyan ini beda dengan hari hari lainnya,karena pada kesempatan ini sekligus upacara terakhir PPL STAIN KUDUS 2016, mereka di terjunkan untuk praktik di madrasah ini tanggal 25 juli s/d 31 Agustus 2016 sejumlah 12 orang yaitu 4 putra dan 8 putri,dalam sambutannya yang dibawakan salah satu peserta PPL, FITA NOOR ISTIQLALIYAH berpesan kepada siswa siswi untuk menghormati bapak ibu guru dan melaksanakan tugas yang diberiknnya, menyayangi dan tolong menolong sesama teman temanya. Tetap belajar yang rajin dan giat disiplin waktu berangkat sekolah agar tidak terlambat yang nantinya akan menjadi anak sholih sholikhah.
Di Akhir sambutannya berterima kasih kepada Kepala sekolah dan guru diberikan waktu sebulan untuk bisa menimba ilmu dan prakrtik di MTs.semoga akan terjalin harmonis pihak STAIN dan MTs.
Jumat, 26 Agustus 2016
UPACARA PPL STAIN KUDUS
Senin, 22 Agustus 2016
Pengertian Rebana
Pengertian Rebana alat musik tradisional yang berasal dari Timur Tengah dan terdapat hampir diseluruh Indonesia. Rebana merupakan salah satu alat musik tradisional yang berasal dari daerah timur tengah. Biasa digunakan pada saat adanya acara kesenian. Alat musik ini beredar luas dan berkembangan Negara Asia tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Brunei dan Singapura. Kita sering menjumpai penggunaan rebana saat ada pementasan kasidah.
Pada musik gambus, kasidah dan hadroh adalah jenis kesenian yang sering menggunakan rebana. Di Indonesia terdapat Desa Kaliwadas, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang menghasilkan ribuan rebana dan dijual ke pasar domestik dan internasional.
Jenis
Jenis rebana yang berkembang di Indonesia terdapat beberapa jenis dan merupakan ciri khas dari kultur dan budaya daerah tertentu. Jenis yang paling umum adalah :
1. Rebana Banjar
2. Rebana Biang
3. Jidor
4. Kompang
5. Marawis
6. Samroh
7. Hadroh
Bentuk
Rebana merupakan gendang yang berbentuk bundar dan pipih dan terbuat dari bingkai berbentuk lingkaran dari kayu yang dibubut. Salah satu sisi berlapis kulit kambing yang pada bagian inilah yang akan ditepuk. Kesenian di Malaysia, Brunei, Indonesia dan Singapura yang sering memakai rebana adalah musik irama padang pasir, misalnya, gambus, kasidah dan hadroh.
Di Negara Malaysia terdapat juga rebana besar yang diberi nama Rebana Ubi yang biasa dimainkan pada hari-hari raya untuk mempertandingkan bunyi dan irama.
Di daerah Asia selatan meliputi Pakistan, India, Bangladesh, Maladewa dan sekitarnya seni rebana juga sangat ramai digunakan. Namun latar belakang sejarah, varian alat musik dan senandungnya sedikit banyak juga berbeda.
Sabtu, 20 Agustus 2016
YA SAYA PEROKOK, DAN AMAT SANGAT MERASA ANEH DENGAN KEBIJAKAN INI...
Karena sejak lama sudah ada skenario MEMBUNUH INDUSTRI ROKOK INDONESIA, yang pada saat itu menyumbangkan devisa dari cukai rokok melebihi minyak. Di sisi lain para industri rokok menyumbang kemakmuran bagi petani tembakau dan cengkeh Nusantara, menopang pedagang pengecer dan banyak lagi domino efek perekonomiannya. Dan itu bagian penting bagi tulang punggung APBN selama ini.
Tiba-tiba negara asing yang hendak melumpuhkan Indonesia berupaya mencari jalan agar bisa menutup kran ekonomi dari industri rokok ini. Karena Indonesia juga bermain dalam pasar global rokok dan cerutu sehingga jadi pesaing mematikan bagi industri rokok luar negeri. Mereka pun kemudian merumuskan cara dengan membuat tembakau sintetis yang diberi label rendah kandungan tar nya dan membuat aturan internasional agar tunduk pada skenario rendah tar itu. Selain menekan industri rokok Indonesia agar menjual sahamnya sebagian kepada mereka dengan alasan agar bisa memasok teknologi itu.
Padahal tembakau sintetis yang diberi essence tembakau dan cengkeh buatan itulah penyumbang terbesar penyakit kanker paru dan tenggorokan. Bukan rokok kretek tradisional yang berkonotasi herbal. Maka dibuatlah kampanye besar di dunia tentang aturan ruang merokok yang membatasi hak perokok dan malah melegalkan penempelan foto menjijikan yang tidak layak tayang dikemasan rokok agar menjadi trauma bawah sadar bagi perokok meninggalkannya.
Sementara industri dalam negeri yang dikuasai asing, pelan-pelan membunuh dengan beralih dari rokok kretek ke rokok putih sintesis. Malah pekerja linting digantikan oleh mesin industri guna menyingkirkan efek kemakmuran bagi buruh dan agar menjauh dari industri ini.
Apa anda sekalian lupa ... bahwa beberapa abad yang lalu, bangsa lain menjajah negeri ini salah satu alasannya adalah ingin menguasai cengkih dan tembakau guna dipasok ke negaranya untuk berbagai keperluan termasuk pengobatan, bahan masakan dan kosmetika. Rupanya karena sekarang kita merdeka dan menguasai komoditinya, mereka sekarang berusaha menghapus komoditi itu dari pasar dunia agar kita tidak dapat memetik nilai ekonomisnya.
Ya sudahlah ... sak karepmu ...
Gilanya lagi ya banyak orang kita kemudian mengamini skenario itu dengan alasan kesehatan, tanpa mau menengok juga hasil riset obyektif yang menjelaskan bahwa ada unsur obat dalam tembakau dan cengkih.
Alhasil dengan menurunnya penjualan tembakau dan cengkih dari petani, telah mengakibatkan mereka menebangi pohonnya karena dianggap tidak lagi menguntungkan dan diganti pohon Sengon yang bisa dipanen lima bulan.
Di daerah JEMBER yang dikenal sebagai penghasil tembakau terbaik di dunia untuk bahan cerutu maupun rokok ... sangat prihatin dengan artikel media tentang rencana pemerintah terlampir yang bisa mematikan petani tembakau dan cengkeh. Kalau saja itu direalisasikan, saya berharap petani tembakau dan cengkeh tetap eksis langsung mendekati pasarnya ... kita bikin saja paguyuban perokok non industri dan bikin rokok sendiri alias TINGWE atau NGELINTING DEWE ...
Jangan lupa ... kalau banyak tokoh dunia dan Indonesia itu perokok ... jadi perokok tidak berkorelasi buruk kepada kecerdasan anda ...
Launching Aswaja Center PC.ANSOR KUDUS
Kudus, 20/8/2016
Kepedulian pemuda Ansor terhadap fenomena yang bertentangan dengan faham ASWAJA(radikalisme,tabdi,tadhlil,tak diri,dll)
Kondisi pemuda ansor dan alumni pesantren (kyai muda) melalui kajian kajian ke Aswaja-an).
Aswaja center ini berdiri bertujuan untuk membentuk pemuda ansor supaya mampu membentengi diri dari faham-faham lain serta dapat menyakinkan masyarakat atas kebenaran faham Aswaja.
Program Aswaja center ini selain kajian rutin selapanan bersama majlis dzikir dan sholawat rijalul ansor secara bergilir disemua pac program lain adalah mengadakan kajian ilmiah keagamaan,menerbitkan hasil kajian,pelatihan kader aswaja secara berkala.
Launching "ASWAJA CENTER" yang dilaksanakan di aula ponpes Yanbu'ul Qur'an kudus ini akan dihadiri para kyai,ulama se kabupaten kudus dan kyai kyai muda dikalangan GP. Ansor. Setelah itu dilanjutkan dengan dialog interaktif bertema "urgensi Aswaja dikalangan pemuda NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara".narasumber Gus Nadzif,Lc.
===gp.newsAnsor.
Kamis, 18 Agustus 2016
Banser Muda Ikut Susbalan
Kudus.(18/8/216). Sahabat yang satu ini tidak diragukan lagi keaktifannya di banser,setiap ada kegiatan NU Ansor IP3NU dia selalu ada untuk pengaman.
Sebutan nama pendek sahabat Qomar,malam itu tanggal 18-8-2016 di pembukaan warung Ansor Loram wetan saya sempatkan untuk wawancara dengannya,Seputar Kegiatan Susbalan di rembang selama beberapa hari,dia satu satunya utusan dari kecamatan jati yang ikut, kesepuluh anggota yang ikut dia yang termuda.selama mengikuti kegiatan pengalaman yang paling mengesankan ketika seluruh peserta diajak instruktur ke tengah tengah hutan menelusuri pada malam hari melewati kampung yang tidak ada penghuninya, tujuan kegiatan ini untuk melatih mental dan fisik Banser agar nantinya dalam bertugas mental dan fisik sudah bagus.sebagai abdi NU banser bertugas untuk menjaga para ulama dan kyai NU tanpa mengenal bayaran atau bisyaroh,hal ini di tanamkan pada diri banser.
Selain itu saya dapat pelajaran baru tentang Manajemen Konflik,dimana dalam bertugas di tengah masyarakat kita siap menghadapi hal hal yang tidak biasa terjadi contoh kekisruhan.provokasi.dan semacam konflik antar golonga.dsb kita bisa langsung mengambil sikap siap menyelasaikan dengan baik tanpa adanya kekerasan.
Dalam kegiatan ini saya juga dilatih PBB, penanganan korban dan bencana alam.saya berharap kepada sahabat banser yang lain agar bisa mengikuti jejak saya bisa ikut Susbalan untuk menambah pengalaman dan pelatihan banser yang bahwa banser tidak dipandang sebelah mata dan sekaligus secepatnya SATKORCAB KUDUS mengagendakannya untuk mengadakan SUSBALAN.
===ansornews.