Rabu, 30 Desember 2015

Refleksi Akhir Tahun 2015

Sebuah acara di penghujung akhir tahun,
Refleksi Akhir Tahun 2015 yang bertempat di Aula Menara Kudus.

Acaranya KH. Asrofi Masyto yang di angkat dari LAKPESDAM ini bertajuk membaca masa lalu merancang masa depan.
Yang dihadiri oleh Rois Suriyah NU,Gus Ulil Albab politisi dan kyai Gus Badawi dan Yi Najib selaku shohibul bait. Wakil Ketua DPRD Ilwani,Anggota DPRD kabupaten kudus Mas Nor Khabsin,Ulwan,dari pendidik Mas Jalil,mas rosyid,DPRD provinsi mas Akhwan.

Mereka berdialogis dengan para sahabat,masyarakat,ormas,LSM,seperti NU dan Banomnya,KMKB,PMII,teman teman wartawan,pendidik,dll.

Hal positif ini bertujuan untuk menginformasikan kepada publik dimana kebijakan pemerintah dan DPR bisa didengar oleh Rakyat bawah.untuk mencapai kudis yang bersih.
Disamping itu salah satunya untuk mewujudkan generasi penerus yang Nahdiyyin ikut serta didalamnya.
NU dan banomnya adalah Salah satu ormas terbesar dikudus ini sekarang bisa dikatakan mati suri.hanya eksis saja,maka perlu action mengkritisi kebijakan kebijakan Pemkab yang menurut kaca mata NU perlu dan wajib diribah.tidak hanya lemah dan legowo aja.sudah saatnya untuk bergerak dan action.

Pembahasan yang macem macem tadi malam ada yang mengkritisi tentang Budget anggaran,hasil cukai,pembangunan di kudus,pendidikan,ekonomi,dan kudus sebagai ikon kota wali dan pesantren.
Mungkin tidak hanya setahun sekali menurut saya hal semacam ini kita lakukan bila perlu bulanan,terinspirasi dari tayangan Bang Karni Ilyas dalam sebuah acara di stasiun TV swasta JLC.
Forum diskusi LAKPESDAM bersama nara sumber dari semua element untuk Kudus yang Lebih Baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar